Pendekatan saintifik kurikulum 2013 pada pembelajaran seni budaya (seni tari)

Gusyanti Gusyanti

Abstract


     Pengembangan kurikulum selalu dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan peradaban manusia. Perkembangan disegala aspek kehidupan yang begitu pesat juga merambah pada dunia pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu pemicu untuk dapat merubah hidup pada eranya. Agar pendidikan memiliki arah maka diperlukan kurikulum untuk mengatur pelaksanaannya.  Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh. Konsep integrated memuat kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar secara menyeluruh. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut, termasuk matapelajaran  Seni Budaya. Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman (UU SisDikNas no 20 Tahun 2003).  Pelajaran Seni Budaya  dirancang sebagai pembelajaran yang memiliki output peserta didik yang memiliki sikap sesuai dengan pencanangan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.      


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22437/hipkinjateng.v1i1.7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2549-0311