Peningkatan Keprofesian Guru dalam Penulisan Best Practice melalui Workshop bagi Guru Bahasa Indonesia Tingkat SMP di Kota Semarang

B. Wahyudi Joko Santoso(1), Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim(2), Andy Moorad Oesman(3),
(1) Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(2) Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(3) Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Abstract

Salah satu masalah yang dialami guru-guru bahasa Indonesia pada SMP Negeri di Semarang peningkatan kualitas artikel ilmiah berbentuk best article sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat. In Semarang city,  there are about 170 teachers of Indonesian language,  many teacher (about 85%), who have never been wrote scientific papers called Best Practice for several years. The method used is workshop, education and training with Zoom apps. This method shows a very useful during Covid 19 pandemic. Hasil pengabdian pada masyarakat Peningkatan Keprofesian Guru dalam Penulisan Best Practice Melalui Workshop bagi Guru Bahasa Indonesia Tingkat SMP Di Kota Semarang  2021 cukup memuaskan karena lebih dari setengah peserta workshop mencapai hasil baik hingga baik sekali. Dari 40 peserta workshop secara kuantitatif ada 21 peserta (52,5%) yang sudah selesai membuat laporan. Dan ada 19 peserta belum menyerahkan laporan Best Practice. Adapun secara kualitatif, laporan ke-21 peserta yang sudah menyelesaikan laporan Best Practice tersebut dapat disampaikan sebagai berikut: jumlah peserta berkategori baik sekali (A) 9 orang , peserta berkategori lebih dari baik  (AB) ada 9 orang, dan ada 3 orang berkategori baik (B).

Keywords

Workshop, penulisan Best Practice, guru Bahasa Indone-sia, SMPN Kota Semarang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.